Cara Mengatur Akuntansi Saat Kondisi Krisis

Saat kondisi krisis, banyak perusahaan mengalami kesulitan untuk mengatur sistem akuntansi apalagi banyak perusahaan yang menerapkan sistem work from home untuk pekerjanya. Hal yang menjadi kendala yang cukup rumit ketika masa work from home adalah komunikasi, karena tidak bisa dilakukan sebebas dan secepat selama masa kerja di kantor. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus memiliki kerjasama tim yang bagus.

Kendala yang bisa dijumpai lainnya adalah ketika harus mengerjakan pekerjaan. Tetapi saat WFH, menyelesaikan deadline tidak bisa semudah saat kondisi normal. Apalagi di masa pandemi yang mewabah saat ini, beberapa deadline dan project pastinya akan tertunda sampai waktu yang belum bisa di tentukan. Selama kondisi krisis, pengelolaan akuntansi perusahaan harus dilakukan dengan cermat dan teliti agar tidak ada kesalahan dan membuat pekerjaan menumpuk. Berikut adalah beberapa cara mengatur akuntansi perusahaan saat kondisi krisis:

 1. Mempercepat Proses Tutup Bukumempercepat proses tutup buku

Proses tutup buku pada tiap perusahaan memang saling berbeda satu sama lain. Ketika ada cuti lebaran atau masa libur panjang, beberapa perusahaan mempercepat proses tutup buku mereka untuk mempermudah proses pembuatan laporan. Misalnya ketika masa libur atau cuti panjang terjadi pada akhir bulan dan laporan harus dikumpulkan setiap tanggal 1, maka tutup buku bisa dilakukan sebelum masa libur dan pekerja bisa tetap cuti seperti biasa. Ketika tanggal 1 juga laporan bisa dilakukan dengan tepat waktu.

 2. Berkoordinasi dengan Divisi Lain Tentang Tanggal Tutup Bukukordinasi dengan divisi lain

Bagian produksi, purchasing, dan bagian lainnya harus saling berkordinasi dan diberi pemberitahuan tentang proses tutup buku yang dilakukan lebih cepat. Jadi deadline bisa diselesaikan oleh masing-masing divisi tanpa adanya keterlambatan. Koordinasi ini sangat penting agar setiap bagian atau divisi perusahaan bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan laporan juga bisa diselesaikan tanpa adanya keterlambatan.

 3. Disiplin Menyelesaikan Transaksi Hariantransaksi harian

Transaksi harian dalam sebuah perusahaan harus diselesaikan tepat waktu dan dilakukan harian juga agar tidak menjadi penumpukkan pekerjaan. Setiap detail transaksi perusahaan dicatat, dibukukan dan diperiksa ulang hari itu juga agar pada saat proses tutup buku, laporan lebih mudah dibuat tanpa ada transaksi yang menumpuk atau terlewatkan.

 4. Membuat Jadwal Pekerjaan

Buatlah jadwal pekerjaan secara rutin yang berisi deadline pekerjaan yang harus dikerjakan. Ini akan sangat bermanfaat jika Anda memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan. Dengan membuat jadwal deadline pekerjaan, Anda bisa membagi pekerjaan Anda menjadi beberapa bagian contonya pekerjaan prioritas 1, prioritas 2, dan seterusnya. Urutkan prioritas pekerjaan tersebut dari yang paling penting hingga yang bisa dikerjakan terakhir sehingga Anda tahu mana yang perlu dikerjakan lebih dahulu sesuai dengan deadline.

Baca Juga: Aplikasi Pembukuan Untuk Membantu Work From Home

 5. Menggunakan Software Akuntansi

Cara lain yang lebih mudah adalah menggunakan software akuntansi untuk mengatur sistem akuntansi perusahaan. Software Akuntansi membantu pembukuan perusahaan Anda menjadi lebih mudah tanpa harus dipusingkan oleh pembuatan laporan keuangan secara manual. Jadi Anda tetap bisa menikmati masa libur atau cuti panjang tanpa harus memikirkan pekerjaan.

Proses sistem akuntansi pun lebih cepat karena software akuntansi akan secara otomatis mencatat setiap transaksi perusahaan dalam periode tertentu.

Transaksi tersebut akan dengan mudah diolah dan diatur dalam software akuntansi dan ketika tutup buku dilakukan oleh perusahaan. Cari tahu selengkapnya mengenai Software Akuntansi Online di website kami dan nikmati Gratis Akses 30 Hari.

Lakukanlah 5 cara di atas untuk membantu Anda menyelesaikan urusan keuangan perusahaan Anda secara berhati-hati dan teliti selama pandemi dan krisis ekonomi. Kuncinya adalah tetap konsisten dan tenang ketika menghadapi fakta tentang keuangan perusahaan. Apapun yang dialami oleh perusahaan, pastilah awal dari kesuksesan perusahaan Anda.