Laporan Keuangan Bulanan Excel

Semua jenis bisnis yang akan kamu jalani, laporan keuangan merupakan hal wajib untuk dibuat. Contoh laporan keuangan bulanan excel merupakan hal penting, hal ini karena laporan keuangan bulanan merupakan bahan evaluasi. Laporan keuangna bulanan juga merupakan bahan acuan untuk kita mengambil keputusan untuk bulan berikutnya.

Ya, pada umumnya dalam membuat laporan keuangan, kamu bisa menggunakan Excel. Pastinya kamu pernah mendengar contoh laporan keuangan bulanan excel kan?

Microsoft Excel atau biasa dikenal dengan excel merupakan sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft. Aplikasi ini dibuat untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS (dari apple).

Tahukah kamu tahun berapa Microsoft Excel pertama kali diluncurkan?

Rupanya Microsoft Excel pertama kali diluncurkan pada tahun 1985, tapi hanya tersedia untuk sistem operasi Mac OS atau Macintosh.  Itupun masih hanya bernama Excel, tanpa Microsoft di depannya.

Pada awal Excel diluncurkan tersebut, microsoft pernah dituntut oleh perusahaan-perusahaan lainnya yang juga bergerak pada bidang finansial, karena mereka juga mengeluarkan produk yang dinamai Excel.

Pada akhir tuntutan tersebut, Microsoft kalah dalam tuntutan dan barulah sepenuhnya berganti nama menjadi Microsoft Excel .

Setelah kasus penuntutan itu Microsoft tidak terlalu ambil pusing, malah pada akhirnya pihak Microsoft membeli nama software dari perusahaan penuntut tersebut untuk memastikan tidak akan ada lagi masalah persoalan nama Excel dikemudian hari.

Software ini biasa kita kenal sebagai Microsoft Office Excel, MS. Excel atau sering disebut sebagai Excel saja.

Microsoft Excel adalah salah satu dari sekian banyak Aplikasi yang terdapat dalam paket aplikasi perkantoran Microsoft Office yang dikhususkan untuk pengolahan angka. Jadi jika di dalam komputer kamu sudah Terinstal Office Word atau powerpoint, maka Office Excel juga sudah bisa kamu gunakan.

Excel sangat bermanfaat bagi pembuatan laporan keuangan, karena formula excel bisa kamu gunakan untuk perhitungan yang sederhana sampai dengan yang kompleks.

Pada Microsoft excel, kita bekerja dengan system workbook, sedangkan di dalam workbook terdapat worksheet atau lembar kerja yang biasanya cukup kita sebut sheet saja. Jika workbook adalah sebuah buku maka worksheet adalah lembaran-lembaran kertas dalam buku tersebut.

Lalu kenapa bisnis yang kita jalankan harus dibuatkan Laporan Keuangan Bulanan Excel ?

Tujuan laporan keuangan dibuat tentu bukan hanya menghabiskan waktu dan tenaga saja, melainkan ada tujuan penting ketika kita harus membuat laporan keuangan.

Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, tujuan laporan keuangan adalah Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga: Apa itu Pembukuan & Manfaat Penting Pembukuan

Tetapi, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi non keuangan.

Selain itu, seperti yang kita ketahui, untuk membuat ringkasan pengeluaran, kita harus memiliki catatan transaksi pengeluaran harian. Catatan transaksi pengeluaran harian bisa kita catat secara manual di buku catatan.

Akan tetapi karenasekarang zaman sudah serba modern, kita bisa menggunakan aplikasi smartphone untuk mencatat transaksi harian.

Dengan adanya contoh laporan keuangan bulanan excel sebagai format pembukuan, maka dijamin kamu akan lebih mudah mengelola keuangan bulananmu. Baik untuk mengambil keputusan, menjalankan bisnis juga akan lebih tertata, serta lebih rapih.

Laporan keuangan sebenarnya sangat mudah, sekarang kita bahas langkah – langkah sederhana dalam membuat pembukuan sampai laporan keuangannya.

Berikut langkah – langkah sederhana dalam membuat pembukuan sampai laporan keuangan

1. Jangan Lupa, Kumpulkan Setiap Bukti Transaksi

Proses pembukuan dimulai dari mengumpulkan semua bukti-bukti transaksi yang telah ada, baik berupa bukti pembayaran, bukti penerimaan, serta bukti-bukti lainnya yang terkait dengan bisnis yang sedang kita jalankan. Bukti pembayaran ini dapat berupa kwitansi, akte, surat perjanjian, wesel, dll. Setelah kita mengumpulkannya, lakukan identifikasi terhadap bukti-bukti tersebut agar sesuai nilainya dan status dari transaksi tersebut pasti.

2. Mencatat Jurnal Transaksi

Setelah bukti transaksi dianalisa, proses selanjutnya adalah mencatatnya ke dalam Jurnal transaksi, proses mencatat transaksi bisa dilakukan ketika ada transaksi baru ataupun kita kumpulkan dalam 1 hari, baru setelah itu kita mencatatnya.

Namun, akan tentu lebih efisien jika proses pencatatan dilakukan setiap ada transaksi, karena untuk mencegah terjadinya kesalahan pada saat mencatat ke buku besar. Di dalam jurnal transaksi sendiri, minimal harus ada beberapa kolom informasi sebagai berikut:

  1. Tanggal
  2. Nomor Bukti
  3. Akun Transaksi
  4. Keterangan
  5. Debet
  6. Kredit
  7. Saldo

3. Memindahkan Transaksi ke Buku Besar

Setelah transaksi selesai kita catat di Jurnal transaksi ini langkah selanjutnya adalah memindahkan ke buku besar, di jurnal semua akun akun yang ada tercatat,baik transaksi kas, piutang, hutang, pembayaran dll semua tercatat.

Selanjutnya, kita akan mengelompokkan akun sesuai dengan jenis transaksinya, misal untuk transaksi yang melibatkan piutang, kita hanya akan mengelompokkan transaksi akun piutang saja. Inilah yang disebut General Ledger (buku besar).

4. Membuat Neraca Percobaan

Dalam proses membuat neraca percobaan (trial balance) dimaksudkan untuk kamu memastikan bahwa nilai akun bersaldo debit sama dengan akun bersaldo kredit (balance). Atau secara keseluruhan, jumlah nilai transaksi debit sama dengan transaksi kredit.

Jika nilainya sama berarti balance (sudah benar). Nah, Bagaimana jika tidak seimbang? ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan neraca tidak seimbang antara lain:

• Ternyata ada beberapa transaksi yang belum dicatat
• Ada transaksi yang salah perhitungan atau salah catat

Baca Juga: Cara membuat laporan akhir tahun

5. Laporan Keuangan

Setelah kamu melakukan langkah-langkah untuk membuat laporan keuangan bulanan excel diatas. Seperti mengumpulkan transaksi, mencatatnya ke jurnal, mencatat di buku besar (mengelompokkan akun) , membuat neraca percobaan agar sisi debet dan kreditnya balance, inilah langkah terakhirnya yaitu Laporan Keuangan.

Laporan keuangan merupakan hal paling utama dalam bisnis yang kamu jalankan, dengan adanya laporan keuangan kamu akan cepat dalam mengambil keputusan untuk langkah bisnis anda kedepan. Laporan keuangan bulanan excel adalah salah satu hal utama dalam proses Akuntansi, yang terdiri dari beberapa jenis laporan:

  • Laba Rugi
  • Neraca
  • Perubahan Modal
  • Arus Kas

Langkah-langkah tersebut harus kamu lakukan untuk membuat laporan keuangan bulan menggunakan excel. Kamu bisa membuat laporan keuangan sebagai sebuah inovasi baru untuk bisnismu.

Tetapi kamu tidak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan Accurate Online sebagai pilihan untuk membuat laporan keuangan bulanan. Tugasmu cukup input tiap transaksi, maka laporan keuangan akan tersedia kurang dari 1 menit.

Accurate Online merupakan software akuntansi online berbasis web membuat kamu bisa mengakses Accurate online di mana saja dan kapan saja. Accurate online memiliki modul yang saling integrasi untuk memudahkan kamu dalam setiap transaksi.

Bayangkan, cukup dengan Rp. 8.000/hari supaya pembukuan kamu menjadi lebih rapih. Accurate Online juga akan banyak memberi promo menarik supaya bisnis kamu bisa naik ke level maksimal.

Info Lebih Lanjut? Klik Tombol Di Bawah Ini