Mudahnya Akuntansi Perusahaan Kontraktor

Akuntansi Perusahaan Kontraktor | Perusahaan Kontraktor merupakan perusahaan yang melakukan kontrak kerja dengan seseorang atau Perusahaan Swasta atau Pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Bidang pekerjaannya mungkin seperti pembangunan gedung, pembuatan jalan raya, pembangunan instalasi listrik dan lain-lain. Dalam prakteknya di lapangan, sebuah perusahaan kontraktor mungkin tidak menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut secara sendirian. Bahkan, jika nilai proyek tersebut besar, kotraktor tersebut mencari kontraktor lain untuk menyelesaikan proyek tersebut secara bersama.

Jenis – jenis pekerjaan yang dikerjakan Perusahaan Kontraktor

Jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh perusahaan kontraktor bisa sangat bermacam – macam. Menurut Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), badan usaha jenis jasa pelaksanaan konstruksi dapat dibagi menjadi 6 bidang, antara lain :

  1. Arsitektur
  2. Elektrikal
  3. Mekanikal
  4. Pekerjaan Terintegrasi
  5. Sipil
  6. Tata Lingkungan

Dari tiap – tiap bidang masih ada bagian lagi dan menjadi beberapa klasifikasi pekerjaan. Sehingga pekerjaan kontraktor dapat di selesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah di rencanakan sebelumnya. Sehingga dapat menghasilkan Laporan Keuangan perusahaan kontraktor tepat waktu juga ketika Laporan Keuangan dibutuhkan.

Estimasi Biaya dan Anggaran Proyek

Estimasi Biaya Proyek

Estimasi biaya harus sudah dijalankan sejak tahap konsepsi awal proyek. Dengan demikian estimasi biaya proyek dapat dilakukan dengan benar sehingga menghasilkan estimasi biaya yang akurat. Artinya, estimasi biaya tersebut tidak terlalu tinggi yang mengakibatkan tidak mampu bersaing dengan perusahaan lain dalam tahap tender, atau tidak juga terlalu rendah, yang meski dapat memenangkan tender namun pada akhirnya mengalami kesulitan pendanaan karena anggarannya kurang. Terkadang perkiraan biaya yang rendah sengaja dilakukan dengan maksud sekedar memenangkan tender. Kemudian setelah tender dimenangkan, dilakukan negosiasi kembali dengan klien untuk memperbesar nilai proyek. Kejadian ini disebut juga dengan istilah buy in. Praktek seperti ini sangat beresiko dan tidak etis, namun banyak dilakukan yang berujung pada kasus korupsi.

Anggaran Proyek

Penganggaran adalah tindakan bagaimana mengalokasikan sumberdaya yang terbatas untuk berbagai kegiatan dalam suatu organisasi selama jangka waktu tertentu. Suatu anggaran tidak hanya merupakan suatu rencana yang menjadi pedoman tetapi juga sebagai alat kontrol untuk melihat sejauh mana penyimpangan yang terjadi pada biaya aktual terhadap yang direncanakan.

Anggaran dan Biaya Proyek sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan kontraktor, hal tersebut sangat berkaitan dengan berapa biaya – biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan proyek tersebut dan kontrol akan pengeluaran biaya proyek dan hasil yang diharapkan sampai dengan selesai proyek tersebut.

Laporan – laporan Proyek dan Anggaran yang dihasilkan Software ACCURATE diantaranya :

laporan proyek perusahaan kontraktor

Laporan – laporan Keuangan lainnya yang dihasilkan Software ACCURATE untuk Perusahaan Kontraktor diantaranya :

laporan keuangan perusahaan kontraktor

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Kontraktor

Laporan keuangan perusahaan kontraktor memiliki sistematika penyusunan dan kelengkapan data yang sama dengan laporan keuangan Perusahaan lainnya, yakni seperti laporan neraca keseimbangan, laporan analisis keuntungan dan kerugian, serta laporan ekuitas perusahaan. berikut Contoh – contoh Laporan Keuangan Perusahaan Kontraktor :

Laporan Neraca

laporan neraca perusahaan kontraktor

Laporan Laba / Rugi

laporan laba rugi perusahaan kontraktor

Laporan Anggaran dan Biaya Aktual

Laporan Rencana Anggaran Pelaksanaan

Baca Juga : Software Hebat Untuk Perusahaan Kontraktor

Laporan Histori Proyek Kontraktor

Laporan Arus Kas per Proyek

Untuk mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan Kontraktor setiap Perusahaan dapat menggunakan Software Akuntansi ACCURATE Deluxe Edition.